PROTEIN
Protein merupakan suatu zat makanan yang sangat penting agi tubuh. Istilah protein yan berarti “to take first place” yang berarti menduduki tempat yang terutama. Mulder pakar kimia dari belanda pada tahun 1938 berhasil mengisolasi susunan tubuh yang mengandung nitrogen dan menamakannya protein yang terdiri dari satuan dasarnya yaitu asam amino. Berdasarkan pngertian tersebut berarti protein tersusun oleh suatu rantai panjang asam-asam amino yang saling berhubungan oleh adanya ikatan peptide, yang terbentuk atas gugusan karboksil suatu asam amino dengan gugusan aminoasam amino lainnya.
a. Klasifikasi Protein berdasarkan fungsinya
Berdasarkan fungsi biologisnya protein diklasifikasikan menjadi 8 golongan, yaitu:
1. Enzim
2. Protein pembangun
3. Protein kontraktil
4. Protein pengangkut
5. Protein pengatur
6. Protein bersifat racun
7. Protein pelindung
8. Protein cadangan
b. Klasifikasi Protein menurut strukturnya
1. protein fibrosa
2. protein globulair
c. Klasifikasi protei menurut daya kelarutannya
1. Albumin: protein yang dapat larut dalam air, dan dapat dipresipitatkan dari larutan pada konsentrasi garam ang tinggi.
2. Globulin: protein ini umumnya tidak melarut dalam air yang basa garam, dan dapat melarut dalam larutan garam encer.
3. Glutelin :protei yang tidak dapat melarut dalam larutan netral, tetapi melarut dalam asam atau alkali encer.
4. Prolamine : protein yang melarut dalam 70-80% etanol dan tidak melarut dalam air atau etanol absolute.
Contoh: gliadin (dalam gandum), hordein (dalam barley), dan zein (dalam jagung).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar